MEDIATOR P4M DORONG RUANG MEDIASI ATASI KONFLIK AHMAD DHANI–MAIA ESTIANTY
![]() |
| Gambar Galery dari Adv. Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO |
Surabaya, Kabar Indonesia Utama – Adv. Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., Mediator angkatan ke-18 P4M terakreditasi Mahkamah Agung RI, menyerukan agar konflik antara musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty segera diselesaikan melalui jalur mediasi formal.
Pernyataan ini disampaikannya menanggapi kericuhan yang merebak pasca video pernyataan Ahmad Dhani yang dinilai menyinggung Maia Estianty dan menuai kecaman warganet.
Rikha menegaskan, “Proses mediasi formal-dialog sukarela antara Pemohon Mediasi dan Termohon Mediasi yang difasilitasi oleh Mediator P4M—sangat krusial untuk meredam ketegangan, membangun empati, serta menjaga kesehatan mental anak-anak di tengah perseteruan orangtua,” P4M, kata Rikha, telah diakreditasi Mahkamah Agung berdasarkan Keputusan Ketua MA Nomor 189/KMA/SK/VIII/2020 sebagai penyelenggara pelatihan mediator nonhakim.
Dampak Psikologis Anak Seruan Rikha sejalan dengan pendapat Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Kak Seto, yang juga mengingatkan pentingnya memikirkan dampak psikologis terhadap anak.
“Ya, bagaimanapun juga tetap dampaknya ke anak,” tegas Kak Seto dalam siaran YouTube Cumicumi, Rabu (9/7/2025).
Menurutnya, publikasi konflik rumah tangga ke ranah publik dapat menimbulkan trauma jangka panjang bagi buah hati kedua belah pihak.
Langkah KPAI dan Panggilan Mediasi, Belum usai kericuhan di media sosial, Ahmad Dhani tercatat mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membuat aduan terkait anak-anaknya dari pernikahan dengan Mulan Jameela.
Sikap ini justru dinilai memperkeruh suasana dan menggeser fokus dari penyelesaian internal.
Rikha menambahkan bahwa mediator P4M dapat menjadi jembatan bagi para pihak untuk:
1. Berkomunikasi berkesinambungan dan bersikap kooperatif demi iktikad baik.
2. Menyampaikan kebutuhan, kepentingan, kekhawatiran, dan harapan masing-masing pihak.
3. Mengidentifikasi poin diskusi serta mengembangkan alternatif penyelesaian.
4. Mengkaji risiko dan implikasi setiap opsi sebelum diambil keputusan.
Dengan pendekatan sistematis tersebut, diharapkan konflik dapat diurai tanpa harus menambah beban psikologis anak-anak dan publik.
“Mediator handal dan profesional-seperti yang terlatih di P4M-memiliki peran penting untuk memfasilitasi dialog dan merangkai solusi yang saling menguntungkan,” pungkas Rikha. (Mis/Red)
- MEDIATOR P4M DORONG RUANG MEDIASI ATASI KONFLIK AHMAD DHANI–MAIA ESTIANTY
- 0
