MENU

Iklan

Mobile Apps

Ruah Desa Kepatihan Digelar Meriah, Warga Lestarikan Tradisi Leluhur

Sabtu, 07 Februari 2026, Februari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-08T05:50:34Z

Pada saat acara di gelar



SIDOARJO ,Kabar Indonesia Utama - Pemerintah Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, menggelar acara adat Ruah Desa yang merupakan tradisi turun-temurun dan rutin dilaksanakan setahun sekali. Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian adat budaya sekaligus sarana doa bersama untuk para leluhur dan keselamatan seluruh masyarakat desa.

Rangkaian acara ruah desa tersebut dikemas dalam pagelaran wayang kulit yang berlangsung meriah dan penuh khidmat. Acara berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif, serta disambut antusias oleh warga Desa Kepatihan yang memadati lokasi kegiatan.

Nampak para jajaran bhabinkamtibmas dan Babinsa ikut dalam partisipasi gelaran adat ruah desa Kepatihan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Kapolsek dan Danramil Tulangan, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga yang bersama-sama mengikuti jalannya acara.


Kepala desa Kepatihan dan para stafnya dan mengabadikan momen bersama.


Kepala Desa Kepatihan, Rigor Putratama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ruah desa merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus bentuk penghormatan terhadap para leluhur yang telah berjasa membangun desa.

“Tradisi ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan, menjaga nilai-nilai budaya, serta mendoakan agar masyarakat Desa Kepatihan senantiasa diberi keselamatan, ketentraman, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Pagelaran wayang kulit menghadirkan Ki Dalang Purnawan Taruna Aji yang berasal dari Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Dalam pentasnya, Ki Dalang membawakan lakon “Wahyu Sandang Pangan”, yang sarat dengan pesan moral tentang kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran bagi kehidupan masyarakat.

Dengan terselenggaranya acara ruah desa ini, Pemerintah Desa Kepatihan berharap tradisi budaya lokal tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas serta kekayaan budaya bangsa. (p.dhe ton/Red)

Gambar Di ambil pada saat gelaran tari tradisional

Komentar

Tampilkan

  • Ruah Desa Kepatihan Digelar Meriah, Warga Lestarikan Tradisi Leluhur
  • 0

Bitcoin