MENU

Iklan

Mobile Apps

Dorong Swasembada Pangan, BHS Serahkan Traktor Roda Empat untuk Petani Gedangrowo, Prambon.

Selasa, 24 Februari 2026, Februari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T04:17:10Z

 

Pasca penerimaan 1 unit Roda 4 hentraktor  sebagai simbolisasi.

SIDOARJO, Kabar Indonesia Utama – Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional terus diperkuat di Kabupaten Sidoarjo. Bertempat di Balai Desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon, Selasa (24/2), Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol (BHS), menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan pertanian di wilayah tersebut.


Bantuan tersebut merupakan inisiasi BHS bersama Kementerian Pertanian sebagai langkah konkret menjawab tantangan regenerasi petani melalui pemanfaatan teknologi modern di sektor pertanian.


Kepala Desa Gedangrowo, Slamet, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia menilai keberadaan traktor roda empat sangat membantu petani dalam mempercepat proses olah tanah, sekaligus menekan biaya produksi.


“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi petani kami. Dengan alsintan yang lebih modern, pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Foto : penerimaan uang sebesar Rp.5000.000,- kepada ketua Gapoktan Muhammad Soleh.


Sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, BHS menegaskan bahwa penggunaan teknologi mesin merupakan kunci untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi pertanian dibandingkan metode manual maupun tenaga hewan.


“Ini adalah bentuk komitmen kita untuk menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan Pak Prabowo Subianto. Dengan alat ini, pengolahan tanah lebih cepat dan produktivitas akan semakin tinggi,” kata Bambang Haryo Soekartono.


Tokoh yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar DPP Partai Gerindra itu menekankan empat pilar utama yang harus menjadi perhatian negara demi kesejahteraan petani, yakni ketersediaan irigasi, jaminan kualitas bibit, perlindungan asuransi saat gagal panen, serta pengendalian hama secara masif.


“Kalau masalah-masalah ini diselesaikan dengan baik, petani akan mendapatkan hasil yang melimpah dan mereka akan lebih semangat untuk turun ke sawah,” tambahnya.

Gambar di ambil pada saat mengabadikan momen bersama usai dalam acara serah trimah bantuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispanperta) Kabupaten Sidoarjo, Dr. Eni Rustianingsih, ST., MT., menyatakan bahwa Kecamatan Prambon, khususnya Desa Gedangrowo, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah.


“Prambon merupakan bagian dari Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B). Dari sekitar 18.000 hektare lahan pertanian di Sidoarjo, kurang lebih 2.000 hektare berada di Desa Gedangrowo. Bantuan ini sangat selaras dengan arahan Presiden dalam penguatan sektor pangan,” jelasnya.


Ia berharap modernisasi pertanian tersebut dapat menarik minat generasi muda atau petani milenial untuk terjun ke sektor pertanian dengan konsep maju, mandiri, dan modern.


Perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Gedangrowo, Moch Sholeh, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh wakil rakyat dan pemerintah daerah. Menurutnya, mekanisasi pertanian kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.(Y4N/Red).

Komentar

Tampilkan

  • Dorong Swasembada Pangan, BHS Serahkan Traktor Roda Empat untuk Petani Gedangrowo, Prambon.
  • 0

Bitcoin