Dugaan Tabrak Lari Beralkohol di Sidoarjo, Pedagang Nasi Sambel Kehilangan Istri: "Ada Ketidaksesuaian Fakta di Laporan Polisi"
![]() |
| Gambar; korban yang mencari keadilan Mohammad David Afghani., untuk Seorang Istri. |
SIDOARJO, Kabarindobesiautama.my.id – Mohammad David Afghani (40) menuntut keadilan atas kematian istrinya, Indah Rosmaya, dalam sebuah kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Gajah Mada, depan Mal Matahari, Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur. Insiden yang merenggut nyawa sang istri tersebut diduga melibatkan pengemudi kendaraan roda empat yang melaju kencang dan dalam kondisi mabuk.
Kecelakaan tragis itu terjadi pada Sabtu dini hari, 19 Juni 2026, sekitar pukul 03.46 WIB. Saat itu, David dan almarhumah Indah sedang dalam perjalanan rutin menuju pasar untuk berjualan nasi sambel, mata pencaharian sehari-hari mereka.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Muhammad Tio Irfani Mauludin (25), kronologi kejadian bermula ketika mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih dengan nomor polisi L 1124 WC melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang. Kendaraan tersebut menabrak motor Suzuki yang dikemudikan David dengan nomor polisi W 6528 SR.
"Saya kebetulan juga pedagang di dekat lokasi kejadian. Mobil Pajero itu menyeruduk korban dari belakang dengan kencang. Setelah tabrakan, pengemudi turun dari mobil. Saat dia mendekat, saya mencium bau menyengat seperti bekas pesta minuman alkohol," ujar Tio saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).
Tio yang sempat menolong korban pasangan suami istri (pasutri) tersebut menyatakan bahwa hantaman keras langsung merenggut nyawa Indah Rosmaya. Sementara David mengalami luka-luka.
Pasca kejadian, perkara ini ditangani oleh Polres Sidoarjo. Namun, David mengungkapkan adanya kejanggalan dalam dokumen laporan kepolisian yang diterimanya. Ia menduga ada ketidaksesuaian antara fakta di lapangan dengan apa yang tertulis dalam surat resmi polisi.
"Saya menerima surat dari pihak kepolisian, namun setelah saya baca, ada yang ganjal. Ternyata nomor polisi kendaraan pelaku dan motor saya tidak sesuai dengan fakta kejadian," jelas David.
David juga menuturkan bahwa ia mengalami luka di bagian kaki dan pundak, sedangkan almarhumah istrinya menderita cedera parah di bagian kepala. Selain itu, ia mendapat informasi dari warga setempat yang membantu di lokasi kejadian bahwa pengemudi dan salah satu penumpang merupakan atlet dayung.
Hingga berita ini diturunkan, David dan keluarganya menyatakan belum pernah bertemu muka dengan pengendara mobil Pajero tersebut, Renaldi (25), warga Kali Tengah, Tanggulangin, Sidoarjo, untuk meminta maaf secara langsung.
"Pihak kami beserta keluarga sampai saat ini tidak pernah bertemu dengan pelaku. Hanya ayah dari pelaku yang pernah menemui kami dan menyatakan menyesal atas kejadian ini," tambah David dengan nada kecewa.
Informasi tambahan menyebutkan bahwa ayah Renaldi diketahui memiliki dua orang anak yang merupakan atlet dayung. David berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan sesuai dengan fakta lapangan, serta memberikan keadilan bagi almarhumah istrinya.
Polres Sidoarjo hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian data dalam laporan maupun status penyelidikan lebih lanjut mengenai indikasi pelanggaran lalu lintas dengan pengaruh alkohol tersebut. (R12*/Red)
- Dugaan Tabrak Lari Beralkohol di Sidoarjo, Pedagang Nasi Sambel Kehilangan Istri: "Ada Ketidaksesuaian Fakta di Laporan Polisi"
- 0
